Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 20 Mei 2016 16:17 WIB

Masyarakat Batak Marga Butarbutar Gelar Pesta Parolopolopon

Jakarta, HanTer -  Komunitas masyarakat Batak bermarga Butarbutar sejabodetabek akan menggelar pesta syukuran di Gedung Mulia Jakarta Timur pada Minggu 22 Mei 2016 mendatang. Pesta Parolopolopon Partobuna yang diselenggarakan pengurus Wilayah VI Jabodetabek yang membawahi 15 cabang ini akan dihadiri sekitar 2 ribu peserta marga Butarbutar bersama boruna.
 
Ketua panitia Sahat P. Butarbutar mengatakan, pesta syukuran Persadaan Raja Toga Butarbutar Dohot Boruna merupakan pesta syukuran kepada Tuhan karena telah memberikan berkatnya kepada komunitas Butarbutar bersama boruna yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Pesta akan dimulai dengan ibadah dan dilanjutkan dengan warna sari. 
 
"Acara ini akan mengedepankan pengenalan budaya Batak kepada generasi muda melalui tortor. Karena generasi muda juga diundang yaitu anak-anak dari keluarga Butarbutar," ujar Sahat di Jakarta, Jumat (20/5/2016).
 
Menurut Sahat, dengan digelarnya budaya Batak maka diharapkan para orangtua mengenalkan kepada anak-anaknya atau generasi muda. Apalagi saat ini semakin ketatnya persaingan global. Sehingga generasi muda akan dibekali juga dengan pendidikan, etika dan tata krama. 
 
"Ini kita lakukan atas dasar adanya kekuatiran nantinya masyarakat Batak khususnya marga Butarbutar bisa saja tersingkir. Para pemimpin atau pengambil kebijakan terlihat semakin pandai dalam memilih partner bisnis atau pasangan kerjanya. Dalam tubuh Pemerintahan juga sama, mereka akan memilih sumberdaya manusia yang berkualitas," jelasnya. 
 
Lebih lanjut Sahat mengataka, digelarnya persata juga untuk mempererat tali persaudaraan. Dengan berbagai kesibukan masing-masing inilah saatnya marga Butar-butar bisa bersilahturahmi satu sama lain. Dalam pesta akbar yang diadakan setiap 5 tahun sekali ini juga akan melantik kepengurusan baru dengan total pengurus 40 orang.
 
Harapan Sahat kepada pengurus baru yang akan dilantik, jangan sampai ada generasi penerus Butarbutar yang terhilang dan harus bisa saling toleransi. Apalagi masyarakat Butarbutar Dohot Boruna ini tidak satu agama saja. Sehingga marga Butar-butar harus bisa saling menghargai dan meningkatkan toleransi beragama. 
 
"Namun karena kebanyakan kristen jadi kita buat ibadah secara kristiani. Akan tetapi pada saat acara kita siapkan ruangan untuk pengajian. Ini membuktikan bahwa Butarbutar tidak berafiliasi kepada satu agama. Kami mau membuka diri dan merangkul semua Butarbutar dan melalui pemberitaan media ini saya berharap kepada seluruh masyarakat Butarbutar yang ada di Jabodetabek agar bisa menghadiri acara pesta Butarbutar pada 22 Mei 2016 di Mulia Kebon Nanas Jakarta Timur," tutup Sahat. 


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com