Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 04 April 2017 08:33 WIB

4 Cara Mudah Menghadapi Penyakit Diabetes Versi Prof. dr. WH. Sibuea, SpPD

Jakarta, HanTer - Saat ini begitu banyak penyakit yang menakutkan manusia. Mulai dari kanker, diabetes, sirosis dan lainnya. Dari ketiga penyakit tersebut, paling banyak dijumpai adalah pasien penderita diabetes. Penyakit ini dialami penderita akibat pola makan dan faktor keturunan. 
 
Uniknya, penyakit diabetes menjadi salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Karena itu, setiap penderita harus mengikuti empat cara dalam menghadapi dibetes. 
 
Hal itu diungkapkan Prof. dr. WH. Sibuea, SpPD , pendiri Rumah Sakit (RS) Tebet Jakarta Selatan, selama menangani pasien diabetes. "Intinya setiap penderita diabetes harus mengetahui empat pilar penangan penyakit tersebut. Tentunya meliputi edukasi, diet, olahraga dan berobat," katanya, di sela-sela HUT ke 35 RS Tebet 35 Tahun, Jakarta, Senin (3/4/2017).
 
Menurutnya, empat cara tersebut antara lain: 
 
1. Edukasi
 
Pentingnya sebuah edukasi mengenai penyebab seseorang menderita diabetes. "Kita jelaskan bahwa diabetes tidak bisa sembuh. Jika dibiarkan akan berakibat dengan umur pendek," katanya.
 
2. Diet
 
Sejauh ini pola diet setiap orang harus memiliki pilihan dan mereka bisa mengkonsumsi makanan tertentu. Tentunya ini makanan yang harus dikonsumsi para penderita diabetes.
 
"Ini tentu diukur dari berat badan dan tinggi badan, misalnya dari berat badan dan tinggi seseorang adalah 1600 kalori. Kami membuat sistem unit. Makanan itu beragam yang bisa dipilih. Bisa dipilih sesuai menu yang ada di dalam buku perencanaan makan pasien diabetes dengan sistem unit," paparnya.
 
Masih menurutnya, karena seseorang yang terkena diabetes ini bisa mendapatkan menu beragam pada buku tersebut. Misalnya hari ini makan sate, besok makan coto makasar, tapi tetap dalam panduan dan kalori yang terukur.
 
3. Olahraga
 
Setiap orang harus menjalankan olahraga teratur. Terutama bagi para pasien yang menderita diabetes. Badan harus berkeringat, kalau bisa jalan kaki. "Gunakan wakailah waktu dalam sehari 40 menit untuk berjalan. Ini akan menjadi faktor untuk memperpanjang usia. Selain itu akan membuat tubuh sehat," ujarnya.
 
4. Berobat
 
Bila dengan olahraga dan perencanaan makan masih belum dapat menurunkan glukosa darah, maka perlu digunakan obat penurun glukosa darah atau obat hipoglikemik. Obat ini dapat berbentuk tablet untuk konsumsi oral atau suntikan insulin. “Sebenarnya obat menjadi pilihan terakhir,” tambahnya. 
 


(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com