Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 28 Mei 2017 17:57 WIB

PT Mayora Sediakan Tata Pusat Kuliner Nasi Kapau

Jakarta, HanTer - PT Mayora Indah Tbk dengan salah satu produk ternamanya, Teh Pucuk Harum kembali berkolaborasi bersama Dinas UMKM Provinsi DKI Jakarta, walikota Jakarta Pusat menata dan menyediakan tempat kuliner  favorit  Nasi Kapau Kramat Jakarta Pusat. 
 
Lokasi sementara (loksem) JP 34 Kuliner Nasi Kapau diresmikan langsung oleh PLT Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersamaan peresmian Lokasi Binaan ( lokbin) Blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
 
“Loksem JP 34 Kuliner Nasi Kapau dan Lokbin C Pasar Minggu adalah lokasi yang ke 4 dan ke 5 di bangun oleh PT Mayora Indah Tbk. Ini  merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) menelan biaya sebesar 1,1 miliar,” kata Riko Sistanto Direktur Beverages PT Mayora Indah Tbk, Sabtu (27/5/2017).
 
 Dikatakan Riko tujuan di bangunnya Losem JP 34 dan lokbin Blok C Pasar Minggu untuk menata para pedagang kaki lima yang awalnya mempunyai lokasi dagang yang kurang layak, bisa memiliki lokasi yang layak bersih dan rapi.
 
”Kedepan lokasi ini bisa menjadi alternatif tujuan wisata kuliner khususnya bagi pengemar nasi kapau baik yang ada di Jakarta maupun luar kota, ”ujar Riko.
 
 Di jelaskan bahwa penataan pedagang kali lima oleh PT Mayora Indah sebagai bentuk apresiasi managemen atas kepercayaan masyarakat kepada salah satu prodak PT Mayora Indah yakni Teh Pucuk Harum. 
 
“Berdasarkan Lembaga Riset Nelsen pada bulan April 2017 Teh Pucuk Harum sebagai merek lokal ternama di Indonesia kini memimpin pasar sebesar 46,7 persen di kategori RTD teh noncup-jasmin,” terang Riko.
 
Sementara itu PLT Gubernur DKI Djarot memberikan apresiasi terhadap PT Mayora Indah yang telah membangun loksem dan lokbin di enam lokasi. Diantaranya, di Barito, Blok S dan Kalibata. Kali ini di Kramat dan Pasar Minggu. Dengan begitu, PKL di Jakarta dapat berdagang di tempat yang layak dan bersih.
 
"Kita ingin membuat masyarakat belajar tidak bisa berdagang seenaknya dan membeli dagangan PKL di pinggir jalan. Karena ini biu kota negara, jadi harus tetap tertib dan bersih," kata Djarot.
 
Ia meminta Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede dan Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi untuk terus mengingatkan warga Jakarta, bahwa 5 tertib masih diberlakukan di Jakarta.
 
"Lima tertib masih dilakukan, salah satunya tertib PKL. Bukan kita tidak berpihak pada mereka, kita hanya tidak berpihak pada PKL yang mengganggu ketertiban jalan, pedestrian dan mengganggu pedagang yang di dalam. Kita harus mendidik masyarakat displin. Itu caranya mencintai kota kita," ujarnya. 
 
Kepala Dinas KUMKMP DKI, Irwandi mengatakan dalam Loksem JP 34 di Kramat Raya terdapat 25 pedagang sedangkan di Lokbin Pasar Minggu ada 34 pedagang.  "Mudah-mudahan dengan dibangunnya dua lokasi ini, bisa meningkatkan kesejahteraan PKL. Dan melipatgandakan keuntungan pedagang yang berjualan disana," kata Irwandi.
 


(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com