Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 27 Agustus 2017 19:41 WIB

Karnaval Kemerdekaan Dinilai Sukses Tingkatkan Pariwisata dan Perekonomian Kota Bandung

Bandung, HanTer - Gelaran akbar acara puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72 `Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017`, di Bandung, Sabtu (26/8/2017), telah usai.

Namun, tercatat sebagai salah satu momen membanggakan, khususnya bagi pemerintah dan masyarakat Kota Bandung, Jawa Barat.

Selain acara yang penuh kemeriahan dengan menampilkan warna-warni budaya dan keberagaman di bumi Nusantara, karnaval kemerdekaan kali ini mendapat antusias yang besar oleh warga Bandung khususnya, dan masyarakat Indonesia, secara umum. Terbukti, dengan hadirnya lautan manusia yang menyaksikan gelaran tersebut.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, sebagai kementerian yang meng-host karnaval ini mengatakan, penyelenggaraan Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 berlangsung lancar.

"Pawai ini menampilkan ragam budaya khas tiap provinsi. Juga, tiga karnaval terbaik Indonesia, yakni Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon Flower Carnaval," ujar Arief, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (27/8/2017).

Diikuti ribuan peserta dan disaksikan langsung sekitar puluhan ribu masyarakat Bandung serta seluruh masyarakat Indonesia melalui siaran televisi ataupun sosial media, dipastikan nama Bandung semakin terangkat.

Dampak dari ribuan wisatawan yang hadir akan langsung dirasakan masyarakat. Kuliner, tempat wisata, dipastikan bergeliat. Terlebih, tempat penginapan, dari guest house hingga hotel diserbu wisatawan.

Pemilihan Bandung sendiri, menurut Arief, karena kota tersebut dikenal sebagai salah satu kota kreatif dengan perkembangan komunitas terbanyak di Indonesia.

"Selain itu, dipilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah pelaksanaan karnaval, diharapkan ke depannya akan semakin memperkuat posisi Bandung sebagai pusat industri kreatif dan destinasi karnaval berkelas dunia," ujar Arief Yahya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, menjelaskan, berbagai potensi yang ada dalam kegiatan karnaval kemerdekaan kali ini. Salah satunya, membangun solidaritas dan nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat Tanah Air.

"Yang jelas ini sebagai basis cultural yang luar biasa dengan kekayaan kita. Kemudian ini membangun kekuatan sosial yang luar biasa seperti solidaritas, toleransi, dan lain-lain, tapi jangan lupa juga politik," ujar Pratikno.

Tak lupa, Pratikno menyatakan pemerintah akan terus mengajak rakyat Indonesia untuk bekerja sama menghadapi era kompetisi di masa mendatang.

"Kita konsisten ya, pesan kita jelas sebagai bangsa majemuk kita bersama harus melakukan lompatan kemajuan, bersaing dalam persaingan global yang ketat," ungkapnya.

Sementara, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, mengatakan, keberagaman merupakan potensi dan juga kunci pengembangan pariwisata.

"Tidak ada negara di dunia ini seberagam Indonesia. Tapi kita jangan tenggelam pada keberagaman budaya tanpa mengelola dan mengawasinya," ucap Triawan.

Intinya, lanjut Triawan, potensi sudah dimiliki. "Yang belum adalah pengemasan yang lebih baik. Saya harus akui pengemasan kita belum sempurna. Masih banyak yang perlu diperbaiki," ujarnya.

Adapun Karnaval Kemerdekaan telah berhasil memicu antusiasme mayarakat. Hal ini terlihat dari tingginya okupansi hunian hotel di Bandung yang hampir menembus 100 persen.

"Bagi kami ini seperti dapat durian runtuh. Kota Bandung tentunya dipenuhi pengunjung, hotel-hotel penuh, perekonomian meningkat. Tentunya ini juga sebagai promosi efektif bagi Kota Bandung," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Walikota mengungkapkan, dipilihnya Kota Bandung menjadi tuan rumah helatan Karnaval Kemerdekaan level nasional bertajuk Pesona Parahyangan, persiapannya cukup singkat.

Kang Emil, sapaan akrabnya, menganalogikan persiapan yang singkat itu dengan cerita legenda Sangkuriang. Dengan waktu yang singkat, namun menghasilkan karya yang besar.


(Sammy)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com