Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 10 Januari 2018 08:19 WIB

Gelar Tari Nusantara, Sarasmani Sampurno Mengenang Sosok Misi Kesenian

Jakarta, HanTer - Seni diharapkan dapat menjadi instrumen menumbuhkan jiwa dan semangat kebersamaan, kegotongroyongan, dan kekeluargaan.  
 
“Berkesenian itu membuat kita merasa lebih dekat satu sama lain secara batin. Tidak pernah pudar. Baik oleh waktu, situasi, kondisi, dan oleh pengaruh apapun,” ujar Sarasmani Sampurno, kepada wartawan, saat dijumpai di ruang perpustakaan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (8/01/2018). 
 
Semangat kebersamaan, dan kekeluargaan itu rupanya memendam rindu, membuncah haru. Ia hadir mengenang sosok yang menginspirasi. Rindu yang tak terlihat, namun sesungguhnya ia ada. 
 
Rindu yang begitu dalam, setelah belasan tahun berpisah, membuat Sarasmani Sampurno kangen kepada sang suami, Sampurno. Ya, sang suami telah meninggal dunia 18 tahun silam, namun hasil karyanya masih terus dirasakan oleh pecinta seni. 
 
“Pada saat itu kami berkumpul dengan beberapa teman-teman. Kemudian Sulistyo Tirtokusumo mencetuskan gagasan memperingati wafatnya almarhum Sampurno, SH. Mengilas balik berbagai kegiatan bapak yang meninggalkan kesan-kesan mendalam,” kata istri mendiang Sampurno.
 
Sebagai bentuk penghormatan pada sosok Sampurno, maka digagas Pergelaran Tari Nusantara dan Mataya Langen Swara Bhisma Dwijatama yang akan digelar di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Ahad 28 Januari 2018, pukul 20.00 Wib.


(romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com