Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 22 Februari 2018 06:36 WIB

Membentuk Jatidiri Bangsa, LKK Kosgoro Hadirkan Budaya Santun

Jakarta, HanTer - Peristiwa transkultural abad ini sangat memengaruhi berbagai sendi kehidupan bangsa Indonesia. Hal ini antara lain, berdampak pada meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang sosial, ekonomi, politik, budaya, lingkungan hidup, dan krisis multidimensional.
 
Perlu upaya kolektif untuk memperkokoh budaya dan memelihara struktur nilai-nilainya agar tidak tereliminasi oleh budaya reformasi yang tak sejalan dengan nilai dan tatanan bangsa Indonesia.
 
“Berat karena sebagian masyarakat menggunakan kebebasan secara keras, dan beringas. Tidak mengindahkan kepentingan orang lain. Demokratisasi kita telah dimanipulasi oleh sebagian elit politik,” Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro, H. Hayono Isman, S.IP, Rabu (21/2/2018).
 
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, era Kabinet Pembangunan VI (1993-1998) ini mengatakan, perobahan tatanan kekuasaan pada masa ini sangat kompleks, rumit dan sarat dengan berbagai kepentingan. Sehingga memerlukan tuntutan dan ruh yang dapat memberi sinar terang. Tidak terjebak pada gelapya nikmat kekuasaan.
 
 “Program LKK Kosgoro harus mengena pada sasarannya. Mampu menyentuh hati masyarakat dengan cara yang damai, yaitu melalui seni dan budaya. Bagaimana kita dapat membawa kembali bangsa ini pada budaya santun, saling hormat-menghormati, menjaga nilai-nilai kebersamaan, di tengah persaingan politik yang keras dan terbuka,” terangnya.
 
Ketua Pengurus Pusat LKK Kosgoro, Hj. Sumarni Padil, menyampaikan, sebagai organisasi kader, LKK Kosgoro diharapkan dapat berperan aktif. “Melalui proses kreatif, serta kegiatan seni dan budaya, sudah seharusnya LKK Kosgoro dapat mengambil peran penting dalam rangka membentuk jatidiri bangsa,” ujarnya.
 
Di masa kepengurusannya, Sumarni berharap, LKK KOSGORO secara kolektif dapat berperan aktif menjalankan fungsi advokasi, melakukan penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pembinaan masyarakat, menciptakan kantong-kantong komunitas dalam upaya melakukan konservasi budaya.
 
Pengurus Pusat LKK Kosgoro 2017 – 2022, Hj. Sumarni Padil (Ketua), Eddie Karsito (Sekretaris), Retno Dewi Hendrastuti SE, (Bendahara), Agus Wibowo, (Wakil Ketua Bidang Konservasi Budaya), J. Isdaryanto B. Oetomo,S.Sn (Wakil Ketua Bidang Pengembangan Budaya), RA. Ade Puspa Djayanti, S.Sn (Wakil Ketua Bidang Sosial dan Pendidikan), Jose Choa Linge, SE (Wakil Ketua Bidang Humas dan Promosi) dan Ketua Kebudayaan dan Kesenian Rakyat, yang dipimpin, B.R.ay. Erna Santoso.


(romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com