Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 22 Maret 2018 18:56 WIB

Ini Dia Beragam Destinasi Wisata di Kabupaten Sintang

Sintang, HanTer - Sebagian orang mungkin masih awam dengan nama Sintang. Padahal Sintang adalah satu di antara nama Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Di  kabupaten ini memiliki luas wilayah 21.635 km² ini memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Untuk menuju Kabupaten Sintang pun ada dua pilihan yakni melalui udara dan darat.
 
Melalui udara dapat ditempuh dalam waktu 45 menit dari Bandara Pontianak. Saat ini ada tiga maskapai penerbangan yang bisa melayani para pengunjung ke Kabupaten Sintang, setiap harinya, yakni Garuda Indonesia, Nam Air dan Wings Air. Susi Air yang menggunakan pesawat perintis terbang ke Sintang dari Bandara di Ketapang empat kali dalam sepekan yakni dari hari Senin hingga Kamis. Sementara jika menggunakan jalur darat bisa ditempuh dalam waktu 7 jam dari Pontianak.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang Yoshepha Hasnah mengatakan, Kabupaten Sintang merupakan kabupaten terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Barat, setelah Kabupaten Ketapang. Kabupaten Sintang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia sehingga menjadi beranda negeri di bagian utara Pulau Kalimantan bagian barat. Kabupaten Sintang memiliki berbagai potensi yang berpeluang menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
 
"Misalnya, sektor wisata yang terlihat eksotis mulai dari puncak bukit hingga ke dasar sungai. Potensi wisata alam dan sejarah daerah ini tidak kalah dengan kabupaten-kabupaten lain yang ada di Provinsi Kalimantan Barat," ujar Yoshepha Hasnah saat menerima rombongan presstour dari Kemenhub di kantornya, Kamis (22/3/2018).
 
Yoshepha menuturkan, setidaknya, ada enam objek wisata di Kabupaten Sintang yang wajib dikunjungi, seperti Hutan Wisata Baning, yaitu hutan yang asli dan natural yang terletak di tengah-tengah Kota Sintang. Hutan Wisata Baning merupakan hutan tropis dengan luas sekitar 115 hektar dan ditumbuhi ribuan pohon. Selain itu Hutan Wisata Baning kaya dengan aneka ragam flora, seperti bunga kantong semar dan berbagai jenis anggrek hutan.
 
"Sedangkan dari unsur Fauna, ditemukan berbagai jenis burung khas Kalimantan dan juga monyet," paparnya 
Sementara Kepala Dinas (Kadis) Olahraga, Pemuda, dan Pariwisata Sintang, Hendrika menambahkan, objek wisata alam lainnya adalah Kawasan Wisata Bukit Kelam. Hutan wisata seluas 520 hektare ini memiliki banyak keunikan dan kekayaan hayati. Selain keadaan alamnya yang potensial sebagai tempat wisata juga terdapat beberapa obyek yang dapat dinikmati seperti keindahan gua, air terjun, dan sebagainya.
 
Kunjungan wisata yang tak boleh dilewatkan adalah Museum Dara Juanti. Museum ini dahulu dipergunakan sebagai Istana Kerajaan Sintang. Setelah direnovasi pada tahun 1938, istana ini dijadikan museum yang menyuguhkan tentang sejarah kerajaan Sintang dan peninggalan dari raja-raja Sintang. Untuk ke museum pengunjung bisa menggunakan transportasi air.
 
Masih terkait dengan wisata budaya, ujar Hendrika, Pemkab Sintang terus berupaya merevitalisasi Museum Kapuas Raya. Di museum ini, pengunjung dapat melihat beraneka benda sejarah dan hasil kerajinan masyarakat Borneo Barat, khususnya produk khas Kabupaten Sintang.Dengan dibukanya bandara Tebelian, Hendrika berharap, akan lebih banyak wisatawan yang berkunjung ke Sintang.
 
"Kemudahan akses transportasi sangat membantu kita mempromosikan potensi wisata Kabupaten Sintang," paparnya. 


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com