Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 13 Mei 2018 20:47 WIB

Pemburu di Manchester Biru Segera Ramaikan Perfilman Indonesia

Jakarta, HanTer - Keberhasilan Manchester City menjuarai kompetisi Premier League musim ini menjadi momentum seluruh pihak untuk unjuk gigi terhadap prestasi yang baru saja diraih tim asuhan pelatih Pep Guardiola.

Beragam sisi lain lain terus terkemas setelah suksesnya Manchester City didataran Liga Inggris musim ini. Salah satunya dituangkan seorang pria asal Indonesia yang bekerja di klub tersebut.

Sosok itu ialah Hanif Thamrin. Ia segera mengangkat kisah perjalanannya sebagai orang Indonesia pertama yang bekerja dan mengabdi bersama The Citizens, julukan City.

Sebuah karya tentang perjalanan dan pengalamannya bersama City akan dituangkan ke layar lebar. Dan tentu, itu akan meramaikan industri perfilman Indonesia.

Film tersebut akan mengangkat kisah perjalanan Hanif Thamrin yang akhirnya bisa berkerja di Manchester City. Kisah itu tertuang dari mulai seorang Hanif Thamrin sebagai anak Payakumbuh, Sumatera Barat, yang merantau ke London.

Sambil menyelesaikan program studi sekolah S2, ia menghadapi rintangan dan kesulitan selama hidup di sana. Ia pun keluar dari zona nyaman dan mengejar kesempatan kedua di Manchester hingga akhirnya dapat bekerja di Manchester City.

"Lewat film Pemburu di Manchester Biru, saya ingin memberitahu anak muda Indonesia bahwa bekerja di klub sepak bola Premier League bukan hanya sekedar impian, tapi bisa diwujudkan," kata Hanif Thamrin, dalam jumpa pers di Oreima Films, Jakarta Selatan, Jumat. (11/5/2018) lalu.

Dalam film Pemburu di Manchester Biru, tokoh Hanif Thamrin diperankan oleh Adipati Dolken. Film ini juga melibatkan aktor Ganindra Bimo yang berperan sebagai Pringga, sahabat Hanif Thamrin di Manchester.

"Saya senang sekali dapat memerankan Hanif di film ini. Sepak bola adalah olahraga favorit saya, bahkan saya punya cita-cita ingin menjadi atlet sepak bola. Passion saya terhadap sepak bola akan saya wujudkan di dalam film ini, dan semoga dapat menginspirasi anak muda Indonesia yang mempunya mimpi besar dalam mewujudkannya," kata Adipati Dolken.

Film Pemburu di Manchester Biru akan memulai shooting di Kota London dan Manchester pada akhir Mei mendatang. Film ini diproduksi oleh Oreima Films, dan disutradarai Rako Prijanto. Hanif Thamrin sendiri terlibat dalam film ini sebagai salah satu produser bersama Reza Hidayat.

"Industri film Indonesia semakin maju dan berkembang, kita sebagai penikmat film butuh tontonan yang beragam, karena film sebagai sarana hiburan tentu harus bervariasi," ucap Reza Hidayat.

"Film Pemburu di Manchester Biru memberikan rasa baru ketika kita membutuhkan hal yang berbeda di tengah-tengah keberagaman. Memberikan pembelajaran bagi kita masyarakat yang sudah terbukti pencinta sepak bola," sambung sutradara yang meraih penghargaan FFI 2013 tersebut.

"Ketika saya membaca kisah Hanif, saya langsung bermimpi bisa bekerja di klub sepak bola ternama, dan bertemu dengan idola impian, bahkan bekerja di tempat impian semua para pencinta sepak bola adalah sebuah kesan yang tidak akan terlupakan," papar Reza.

"Kisah ini menginspirasi bagaimana kita sebagai putra Indonesia bisa menjadi bagian dari dunia, dan bekerja di sebuah klub olahraga manapun. Bertemu dengan idola kita setiap hari dan bersorak untuk tim idaman yang kita bela dari kecil," jelasnya.


(Eka )



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com