Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 03 Juni 2018 22:38 WIB

Lebaran di Kulon Progo, Yuk Sambangi Destinasi Wisatanya

Kulon Progo, HanTer - Siapa yang nggak kenal Kulon Progo. Kabupaten ini berada di ujung barat Daerah Istimewa Yogyakarta. Kulon Progo yang terkenal dengan kerajinan Batik Renteng ini memiliki wilayah yang cukup luas, dibanding dengan daerah lain di Jogja. Memiliki luas mencapai  586,3 Km2, membentang dari tanah perbukitan, Menoreh, hingga menyentuh bibir pantai Selatan.
 
“Julukan The Jewel of Java memang layak disandang Kulon Progo, sebab banyak sekali wisata alam yang tersebar di seluruh area Kulon Progo. Setelah Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) sudah beroperasi kelak. Dipastikan pariwisata kabupaten ini akan terdongkrak maksimal,”ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, Minggu (3/6/2018).
 
Berikut #Top10DestinasiLebaran2018  di kulon Progo, yang bisa kunjungi saat libur #PesonaMudik2018.
 
 
1. Puncak Suroloyo
Puncak Suroloyo adalah puncak tertinggi di Perbukitan Menoreh, Jogja. Perbukitan yang memiliki ketinggian kurang lebih 1.019 mdpl ini membentang sepanjang Jogja bagian Barat hingga Jawa Tengah.  Dari Puncak Suroloyo, kamu  bisa melihat Jogja dari atas awan dan bisa melihat langsung keindahan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
 
Jika pagi cerah, kamu  dapat menyaksikan puncak 4 gunung besar di Jogja dan Jawa Tengah. Gunung-gunung itu adalah Sumbing, Sindoro, Merbabu, dan Merapi. Selain itu, tempat ini juga menawarkan sunrise yang menakjubkan. Puncak Suroloyo terletak di dusun Keceme, Gerbosari, Samigaluh, Kulon Progo. HTM per orang Rp 5.000.
 
 
2. Kebun Teh Nglinggo
Kebun Teh Nglinggo merupakan salah satu wisata kebun teh yang berada di Kulon Progo. Pada mulanya banyak orang tidak mengetahui bahwa di perbukitan atau pegunungan Menoreh, Kulon Progo terdapat kawasan perkebunan teh. Selain kebun teh, ada beberapa spot instagramable yang patut sobat mudik coba, seperti Bukit Ngisis, Puncak Gunung Jaran, dan Gunung Kukusan.
 
Kamu wajib datang ke Ekowisata Terpopuler yan g dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia 2018. Selain itu, Kebun Teh Nglinggo juga masuk sebagai embrio destinasi digital Jogja, yang baru-baru ini di giatkan oleh GenPI Jogja bersama masyarakat sekitar, yaitu Pasar Nglinggo.
 
Untuk mencapai ke sini, kamu tinggal mengikuti  Jl Samigaluh, atau masukkan kata kunci kebun teh nglinggo di aplikasi google maps. Kendaraan sekelas Elf sudah bisa mencapai daerah ini. HTM per orang Rp 5.000.
 
 
3. Puncak Kalibiru
Terletak di Perbukitan Menoreh, Kalibiru juga menyuguhkan pemandangan landskap yang fantastis. Dengan gardu pandangnya yang ikonik, Kalibiru sering dikunjungi wisatawan di masa liburan. Pemandangannya berupa lanskap perbukitan dengan disertai view waduk Sermo yang identik dengan Kulon Progo.
 
Secara administratif, Kalibiru berada di Desa Wisata Kalibiru, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo. Hal yang bisa kalian nikmati di Kalibiru selain pemandangan alam ada juga Flying Fox, Rp 10.000 dewasa dan Rp 5.000 anak-anak. Harga tiket masuk Kalibiru Rp 5.000 per orang (hari biasa) dan Rp 10.000 (hari libur). Biaya parkir motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000 saja. Rute menuju Kalibiru bisa melalui Waduk Sermo (dari Wates) atau melalui Clereng (dari Pengasih).
 
 
4. Air Terjun Kedung Pedut
Suka berendam atau mandi di air pegunungan yang menyegarkan? kamu bisa mengunjungi Air Terjun Kedung Pedut. Kedung Pedut terletak di Banyunganti, Jatimulyo, Girimulyo,Kulon Progo, D.I.Y.
 
Kedung Pedut adalah obyek wisata baru yang menyajikan perpaduan air terjun dan juga kedung dengan air berwarna biru kehijauan. Di kompleks wisata alam ini terdapat beberapa kolam alami dengan kedalaman bervariasi, mulai satu hingga empat meter.
 
Ada fasilitas kursi-kursi, gardu pandang, jembatan, serta pancuran yang semuanya terbuat dari bambu. Ada pula wahana Flying Fox dengan membayar Rp 15.000 Wisatawan yang datang pun dapat menjajal nyalinya menyeberangi sungai sepanjang 40 meter di atas ketinggian 145 meter. Berhubung tempat ini alami dan bebas dari kandungan kaporit maka bisa dipastikan tidak akan membuat kulit kering atau mata pedih meski berlama-lama berendam.
 
Untuk mencapai  kawasan Kedung Pedut, kalian bisa mengikuti petunjuk arah aplikasi google maps. Tiket Masuk Wisata 3.000/orang
Parkir 2.000/motor dan 5.000/mobil.
 
 
5. Taman Sungai Mudal
Taman Sungai Mudal adalah obyek wisata alam berupa kolam pemandian yang airnya selalu tampak jernih dan berwarna toska yang indah. Lokasinya di Banyunganti, Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Satu deret dengan wisata Kedung Pedut.
 
Ada fasilitas seperti kamar mandi, kamar ganti, mushola, dan warung makan sudah tersedia di sana. Tak lupa gazebo untuk beristirahat.
 
Menriknya, kamu bisa wifi-an loh. Dengan begitu kamu bisa langgung unggah foto kesyakina kamu di sini. Buat yang bggak bisa berenang, tak perlu khawatir. Pengelola telah menyediakan pelampung yang dapat disewa dengan membayar Rp 5.000 saja.
 
 
6. Gua Maria Sendangsono
Goa Maria Sendangsono merupakan tempat suci bagi umat Katolik. Bentuk arsitekturnya yang menarik membuat tempat ini selalu dipenuhi peziarah dari Jogja maupun luar kota. Bahkan sekarang Gua Maria Sendangsono tidak hanya sebagai lokasi ziarah melainkan menjadi salah satu objek wisata religi di Jogja.
 
Destinasi yang masuk sebagai pilot project tim percepatan wisata sejarah dan religi Kementrian Pariwisata ini terletak di Samagang, Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo.  Jarak dari pusat Jogja kurang lebih dapat ditembuh selama 1 jam dengan jarak sekitar 33 KM. Akses menuju Sendangsono bisa menggunakan bis jurusan Yogyakarta -Kalibawang.
 
 
7. Gua Kiskendo
Gua Kiskendo adalah salah satu tujuan wisata di Kulon Progo yang unik, sebab di dalamnya terdapat stalaktit dan stalakmit yang mengisi ruangan gua. Gua Kiskendo juga menjadi salah satu geoheritage di Jogja. Beberapa event kesenian seperti sendratari Sugriwa Subali menjadi sajian khusus di Gua Kiskendo.
 
Gua Kiskendo ini terletak di sisi Jl Gua Kiskendo, Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo. Untuk menuju Gua Kiskendo kalian cukup menyusuri Jl Godean terus ke barat menuju Jl Gua Kisakendo. Kendaraan sekelas Elf bisa sampai lokasi parkir goa. HTM Rp 2.000 dan pemandu gratis.
 
 
8. Curug Grojogan Sewu
Tak hanya Tawangmangu-Karanganyar yang memiliki air terjun bernama Grojogan Sewu. Memang tak setinggi yang di Tawangmangu. Kulon Progo, juga memiliki Curug dengan nama Grojogan Sewu yang tak kalah indahnya. Grojogan Sewu ini terletak di dusun Beteng, Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
 
Fasilitas yang tersedia cukup komplit. Dari gazebo, kamar ganti, kamar mandi, dan bangku santai pun tersedia. HTM disini masih seikhlasnya, parkir Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Untuk mobil sebaiknya gunakan mobil dengan ukuran kecil atau sedang.
 
 
9. Pantai Glagah
Pantai yang paling terkenal di Kulon Progo adalah Pantai Glagah. Pantai ini dikenal memiliki laguna dan tetrapod beton yang dapat memecah ombak secara maksimal.
 
Tak hanya pantai Glagah, laguna Glagah yang berada di sisi Barat  Pantai ini juga dimanfaatkan sebagai destinasi wisata. Ada yang berbeda dengan laguna Pantai Glagah. Laguna di pantai ini terbentuk dari bagian daratan berbentuk agak cekung yang berisi air laut pasang. Semakin lama, cekungan ini membentuk telaga luas berair tenang dengan tepian yang subur dan ditumbuhi rumput liar.
 
Pantai Glagah terletak di Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulon Progo, Yogyakarta. Berjarak 45 km dari pusat Kota Jogja, Rute yang ditempuh bisa melalui Jl Nasional Kabupaten Kulon Progo, atau melewati Jl Daendels. HTM Pantai Glagah sebesarRp 4.000 per orang. Untuk parkir kendaraan, sepeda motor akan ditarik tarif Rp3.000 per unit dan mobil akan ditarik Rp10.000 per unit.
 
 
10. Hutan Mangroove Kulon Progo
Pantai Pasir Kadilangu adalah satu dari tiga titik di kawasan Hutan Mangrove Temon. Di Lokasi Pantai Pasir Kadilangu terdapat jembatan bambu sehingga para wisatawan bisa menyisiri hutan mangrove. Di salah satu sisinya dibuat menjadi bentuk hati yang memang didesain agar para wisatawan bisa berselfie.
 
Fasilitas yang disediakan selain spot foto ada juga perahu untuk menyusuri sungai di kawasan hutan magroove, ada pula semacam gazebo untuk kegiatan kelompok. Soal kuliner tak perlu dikhawatirkan, banyak warung maka. Fasilitas lain seperti kamar mandi dan sebagainya juga sudah disiapkan untuk pengunjung.


(Hermansyah )



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com